Senin, 31 Oktober 2011

ciuman pertamamu

kami saling memandang. Wajahnya begitu jelas kulihat sekarang. Dan entah bagaimana ceritanya, wajah kami kini semakin mendekat. dan ...
bibir kami saling menyentuh. lembut.
aku mulai pejamkan mata, berharap waktu terhenti dan ini tak berakhir. tak terbayang sebelumnya, aku bisa merasakan lembut kecupannya, tepat dibibirku.
Tapi seketika aku terdiam. kurasakan kecupannya bukan yang pertama yang ku dapat. aku sadar sebelumnya dia pernah mengecup bibir lainnya. tapi siapa?? siapa!!.

Saat ku tanyai, dia menjawab tak pasti. makin penasaran aku dibuatnya. siapa?? ayo, beritahu aku siapa perempuan itu??.
sampai akhirnya malam ini aku temukan jawabannya. perempuan itu adalah mantan yang pernah 4 tahun mengukir kisah dengannya. dia yang mendapatkan bibir itu untuk yang pertama. dia!!!
ah, sakit mendengarnya. aku cemburu?? jelas! bahkan sakit!. padahal akupun pernah merasakan kecupan lain sebelum dengannya. tapi tetap saja kecewa yang aku rasakan saat ini. dia berbeda. aku berharap aku yang pertama. bahkan sebelumnya aku begitu yakin. tapi akhirnya keyakinanku padam.

demi tuhan aku tak rela!! setelah ini aku enggan mendengar namanya!! nama perempuan itu seperti pekikan ditelingaku. pekikan terburuk. demi tuhan aku ingin rebut kecupan itu, ah, andai waktu bisa ku putar, tak akan ku biarkan kejadian dimasa SMP nya terjadi. tapi semua sudah terlambat.

"hei win, apa kau tau sakitnya aku mendengar dia bercerita tentang mu dan kecupan pertama itu?? aku seperti manusia bodoh dibuatnya. kenapa kau sia-siakan kecupan pertamanya?? bodoh!! bahkan aku begitu cemburu dan iri karenamu!! demi tuhan, aku tak rela dapatkan bekas dari bibirmu! aku benci!. andai aku yang dulu mendapatkan itu, aku akan menjada dia sekuat dayaku, bukan menyia-nyiakannya sepertimu! ah, bodoh! aku cemburu!!"

Tidak ada komentar:

Posting Komentar